Tepat setahun yang lalu aku bertemu dengan sosokmu
Di bawah naungan komunitas, di situlah kita dipertemukan
Melihatmu dari luar, membuatku salah mengartikan dirimu
Kau tahu? Kau tak seburuk yang ku kira
Entah dari mana aku mendapatkan dorongan itu, dorongan
untuk mengenalmu lebih dekat
Aku berusaha mengenal mu lebih jauh lagi secara diam-diam
Sampai akhirnya aku tak dapat mengontrol perasaan ini
Ku rasa aku mulai suka denganmu
Tiap hari aku tak pernah berhenti memandang layar ponselku
Berharap ada sms mu yang terselip di antara sms-sms yang tak
menarik lagi di mataku
Tiap hari aku selalu menunggu namamu muncul di berandaku
Untuk sekedar tahu kabarmu dan apa yang terjadi denganmu selama
aku tak di dekatmu
Dirimu adalah hal menakjubkan yang pernah singgah di hatiku
Perasaanku terus
saja tumbuh tanpa dapat ku kendalikan lagi
Sekuat apapun ku coba tuk menahan, pada akhirnya sama
Aku sangat mendambakan dirimu dalam hidupku
Ku ungkapkan perasaanku padamu, ku tumpahkan semua pada
malam itu
Salah satu malam yang terbaik dalam hidupku
Walaupun pada akhirnya menjadi malam yang menyesakkan
Namun aku tak pernah menyesal
Aku mencoba untuk masuk dikehidupanmu
Tapi kau tak pernah mengizinkannya
Aku berusaha memperjuangkanmu
Tapi kau yang memintaku untuk melupakan perasaanku
Kau tak pernah mengizinkanku untuk memilikimu
Kau tak pernah menganggap perasaanku nyata
Tak sedikitpun kau memberi celah di hatimu untukku
Betapa menyakitkan itu
Bagaimana mungkin kau memintaku tuk melupakanmu dengan
perlahan
Sementara tiap detik yang ku lalui terasa begitu kejam
Hingga aku tak dapat memastikan sanggupkah aku bertahan
Dirimu hanya akan menjadi kenangan yang tersimpan rapih di
sudut pikiranku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar